Mengenal Perpustakaan Universitas Pembangunan Jaya

Perpustakaan Universitas Pembangunan Jaya adalah perpustakaan yang menganut sistem layanan open access. Perpustakaan yang salah seorang pustakawannya yang saya temui merupakan alumnus UIN Jakarta, M. Syafiq Kumala ini mempunyai layanan-layanan antara lain :
a)      Layanan Sirkulasi
Layanan sirkulasi merupakan ujung tombak jasa perpustakaan karena bagian sirkulasi  berhubungan dengan masalah administrasi peminjaman dan pengembalian koleksi bahan pustaka. Bagian sirkulasi  berkaitan dengan masalah peredaran koleksi yang dimiliki perpustakaan. Tujuan layanan sirkulasi ini adalah memperlancar dan mempermudah proses peminjaman  bahan pustaka untuk dibawa pulang oleh pemustaka.
b)      Layanan Referensi
Layanan Referensi di perpustakaan UPJ menyajikan koleksi referensi yang dibutuhkan oleh pemustaka. Ditambah dengan bimbingan pustakawan dalam membantu mencarikan dan menemukan informasi yang sesuai dengan mengggunakan koleksi referensi. Pustakawan juga memberikan bimbingan kepada para pemakai tentang penggunaan bahan pustaka koleksi referensi.
c)      Layanan Internet
Layanan internet di perpustakaan UPJ adlah pemustaka diberikan fasilitas interneg gratis untuk memenuhi kebutuhan informasi pendukung akademik.
d)      Layanan Penelusuran (OPAC)
Pemustaka dapat menelusuri sendiri informasi koleksi bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan dengan menggunakan komputer OPAC yang disediakan perpustakaan. Dengan katalog online / OPAC ini pemustaka selain dapat mengetahui apakah sebuah buku ada atau tidak, juga dapat mengetahui status buku tersebut, apakah sedang dipinjam atau tidak.
e)      Layanan Pendidikan Pemakai
Tidak semua pemakai perpustakaan dapat atau mampu menggunakan perpustakaan dengan baik dan benar. Banyak pemakai perpustakaan tidak mengetahui fungsi katalog, cara penyusunan buku di rak, penggunaan bahan-bahan referensi, penggunaan fasilitas baca yang lainnya dan serta peraturan perpustakaan. Oleh karena itu dibutuhkan pendidikan bagi pemakai atau user education.

Kemampuan Teknologi Informasi SDM Perpustakaan Di Lingkungan UIN Jakarta


Di dalam postingan kali ini , saya ingin memberitahu sebuah artikel jurnal yang ditulis oleh Ibu Siti Maryam salah satu dosen Ilmu Perpustakaan di UIN Jakarta. Beliau menulis tentang Kemampuan Teknologi Informasi SDM Perpustakaan di Lingkungan UIN Jakarta. Didalamnya dibahas mengenai Penerapan teknologi informasi di perpustakaan seperti otomasi perpustakaan dan perpustakaan digital (digital libraries) menjadi tuntutan yang mutlak dipenuhi saat ini. 

SDM perpustakaan sebagai subjek penentu dari penerapan teknologi informasi tersebut harus memiliki penguasaan yang memadai terhadap teknologi informasi (TI) tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM perpustakan di Jingkungan UIN Jakarta saat ini telah memiliki kemampuan yang cukup memadai dalam hal teknologi informasi yang meliputi kemampuan dalam hal otomasi perpustakaan, penggunaan internet, dan penggunaan hardware serta software pendukung. Kemampuon tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor seperti latar pendidikan, status kepegawaian, masa kerja, frekuensi pelatihan TI, ketersedian fasilitas TI, peran institusi, dan persepsi terhadap Tl itu sendiri.

Baca selengkapnya di 

Tampil Trendy dengan Kemeja ORCA

Assalamu'alaikum temen-temen!
Siapa sih yang gak punya kemeja dirumah?
Pasti pada punyaa dong!

Kemeja itu bisa dibilang sudah seperti barang wajib banget nih buat para cowok-cowok, karena pasti dibutuhin banget buat ke kantor, ke kampus, dan berbagai acara resmi lainnya.
Nah pasti kalian mau punya kemeja yang trendy, bagus dan nyaman dipakai, kan?

Kini ORCA hadir dengan kemeja trendy yang pastinya kalian inginkan,
ORCA memiliki banyak pilihan warna dan tersedia juga yang lengan panjangnya lho guys!
ORCA menjamin kualitas bahan terbaik untuk kalian!

Long Sleeve dan Short Sleeve

Detail Short Sleeve

Detail Long Sleeve

Eitss untuk harga kalian gak perlu khawatir guys! gak akan bikin dompet kalian menangis, karena kemeja ORCA harganya sangat terjangkau, dan untuk menyambut 2019 ada special promo nih guys "Beli 2 Gratis ongkir & Gratis 1 buah Clutch" dan kerennya lagi kalau kemejanya gak muat bisa di tukar loh!
So guys tunggu apa lagi, yuk diorder

Untuk pemesanan kalian bisa menghubungi 👇🏻
WhatsApp : +62897-6125-876
Instagram : @orca.id
Happy Shopping guys!

Segarnya Royal Jelly Drink by @salputfoodstore

Assalamu’alaikum temen-temen!!

Kalian ngerasa gak sih kalo sekarang tuh cuaca lagi panasss banget, 
bikin tenggorokan rasanya pengen minum yang seger-seger, dan yang dingin-dingin terus.

Nah tenang aja guys! @salputfoodstore punya solusinya nih

Taraaaaa!!!!!!!

Ini dia solusinya Royal Jelly Drink, minuman yang lagi hits banget dengan beraneka rasa yang nyegerin banget nih pastinya!





Ada banyak banget nih varian rasanya guys, yang pasti enak dan seger banget! :
😍Taro
😄Kopi
🍫Coklat
🍌Pisang                             
🍇Anggur
🍊Mangga
🍶Teh Tarik
🍃Green Tea
🍓Strawberry
Cappucino
🍬Bubble Gum

Nah ada beberapa varian rasa yang Best Seller nih guys! dan wajib buat kalian coba!

#1. 🍃Green Tea
#2. 🍫Coklat
 #3. 🍶Teh Tarik

Royal Jelly Drink ini tanpa bahan pengawet lho guys! karena sudah ada P-IRTnya dari DINKES dan Halal dari LP POM MUI👌 nah jangan ragu lagi, cuss di order!

Rasanya gimana?
Wah dijamin bikin ketagihan
😍

Royal Jelly Drinknya tahan berapa lama ya?
Suhu x Ketahanan :
27-32°C : 6-8 jam
15°C : 1-3hari
0-4 °C : 7-10 hari
-15 °C : 2-3minggu

Nah udah pada penasaran kan pasti sama segernya Royal Jelly Drink ini,

Buat kalian yang mau Order bisa banget nih hubungi :

📩WhatsApp: 081383438726


Bisa DELIVERY ORDER / GrabExpress dan COD khusus wilayah BSD dan sekitarnya guys!
😊

Citra Perpustakaan 'Zaman Now'




Jikalau kita sebagai orang awam yang tak tahu persis makna perpustakaan, pasti memandangnya dengan sesuatu hal yang membosankan, kuno, penuh dengan buku-buku, hening, dan sepi. Kalau ada yang memandang lebih baik dari hal tersebut ya alhamdulillah. Kalaupun tidak lebih baik ya No Problem, karena begitulah hampir sebagian besar orang memandang perpustakaan masa kini atau yang kita kenal dengan sebutan 'Perpustakaan Zaman Now'. Nah dari sinilah perlu berbagai macam cara untuk membangun citra perpustakaan menjadi lebih baik lagi. Berbagai macam cara menarik akan sangat menarik perhatian pemustaka dan memberikan apresiasi positif untuk perpustakaan itu sendiri. Dalam membangun citra perpustakaan setiap perpustakaan memiliki citra yang disadari atau tidak melekat pada perpustakaan tersebut. 
Citra perpustakaan merupakan keseluruhan kesan yang terbentuk di benak masyarakat. Persepsi pemustaka terhadap perpustakaan dapat dirasakan dari adanya pengalaman, kepercayaan dan pengetahuan pemustaka terhadap layanan yang diberikan perpustakaan. Dengan demikian citra merupakan aset penting pada perpustakaan yang selayaknya terus menerus dibangun dan dipelihara. Citra yang baik merupakan perangkat kuat, bukan hanya untuk menarik pemustaka yang tidak tahu tentang keberadaan perpustakaan, tetapi juga dapat memperbaiki sikap dan kepuasan pada pemustaka.  Citra perpustakaan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dibangun dan dibentuk, dari upaya komunikasi dan keterbukaan perpustakaan dalam membangun citra positif yang diharapkan.

Secara umum, citra perpustakaan masih sangat rendah. Masyarakat pengguna perpustakaan atau pemustaka masih memandang sebelah mata tentang eksistensi perpustakaan. Hal ini dikarenakan masyarakat kurang mendekat atau kurang memahami peran dan fungsi perpustakaan.”Tak kenal maka tak sayang”. Perpustakaan harus membenahi diri, meningkatkan layanan, dan memberi  kesan positif. Citra baik perpustakaan akan dapat mempengaruhi peningkatan frekuensi kunjungan pemustaka pastinya.


Dari sinilah perlu beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

Peran Pustakawan
Pustakawan adalah garda depan gerbang informasi. Dalam memberikan pelayanan yang baik, pustakawan harus memiliki wawasan yang luas. Dasar-dasar ilmu informasi, harus dikuasai dengan baik. Ketrampilan menelusur informasi secara cepat dan tepat juga harus dimiliki oleh pustakawan sehingga jika ada pemustaka yang meminta bantuan untuk pencarian informasi, segera dapat ditangani dengan baik. Banyaknya informasi yang ada di perpustakaan, menuntut pustakawan untuk dapat mengelola, mengklasifikasi dan mendistribusikan informasi secara teliti dan akurat. Sistem klasifikasi dan pengaturan informasi yang baik, perlu dilakukan pustakawan agar memudahkan pemustaka dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Teknologi informasi yang berkembang, menuntut pustakawan agar lebih lihai untuk memanfaatkan arus balik informasi. Pustakawan tidak sekedar bisa mengetik komputer dan menelusur informasi saja, tetapi juga harus pandai mengendalikan sistem informasi yang serba digital agar lebih mudah diakses pemustaka.

          Komunikasi adalah akses agar pemustaka mau memanfaatkan layanan perpustakaan sesuai harapan mereka. Kemampuan berkomunikasi bagi pustakawan sangat diperlukan tidak saja meningkatkan mutu layanan perpustakaan tetapi juga untuk melakukan promosi perpustakaan sehingga citra perpustakaan terangkat dengan baik. Komunikasi bukan sekedar kemampuan ucap saja. Ada beberapa aspek nonverbal yang perlu dipertimbangkan misalnya kontak mata, senyuman, ,gerakan tubuh dan cara bersikap pustakawan. Pustakawan harus pandai bersikap, mendengarkan keluhan kebutuhan informasi pemakai, memberikan dan membantu pemustaka dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Sikap santun, cara bertutur yang baik, keramahan, memperlakukan pemustaka dengan baik dan senang hati merupakan bentuk citra yang perlu dilakukan seorang pustakawan.


          Ada beberapa ketrampilan yang harus dimiliki seorang yang berprofesi sebagai pustakawan, antara lain: 
- Perpustakaan hendaknya berubah menyesuaikan keadaan yang menantang
- Pustakawan adalah mitra intelektual yang memberikan jasanya kepada pemakai
- Seorang pustakawan harus berfikir positif
- Pustakawan tidak hanya ahli dalam mengkatalog, mengindeks, mengklasifikasi koleksi, akan tetapi harus memiliki nilai tambah, karena informasi terus berkembang.
- Pustakawan sudah waktunya untuk berfikir kewirausahaan. Bagaimana mengemas informasi agar layak dijual
- Ledakan informasi yang pesat membuat pustakawan tidak lagi bekerja hanya antar sesama perpustakaan, akan tetapi dituntut untuk bekerjasama dengan bidang profesi lain dengan tim kerja yang solid dalam mengelola informasi

Peran Teknologi Informasi
             Di era modern ini perpustakan harus pandai memoles diri. Jika dulu, penataan, pengelolaan dan penelusuran informasi dilakukan secara manual. Di era digital ini, perpustakaan mulai berbenah diri. Peran teknologi informasi tidak diragukan lagi. Perpustakaan modern menuntut semua system serna ‘computerized’. Sistem pelayanan yang terautomasi, penelusuran melalui OPAC, pengadaan dan pengklasifikasian yang menggunakan komputer dan internet, semakin memudahkan pustakawan dalam mengelola dan melayankan sumber informasi yang dimilikinya. Informasi terasa mudah di genggaman pemustaka.

Lahirnya perpustakaan digital memang disambut baik oleh pustakawan dan pemustaka. Kebanyakan pustakawan terbuka terhadap perubahan teknologi, tetapi juga masih mengingat fungsi tradisional  yaitu membantu mencari informasi, baik secara manual maupun digital. Dengan berbekal handpone atau laptop dari mana saja, pemustaka dapat mengakses sumber-sumber informasi yang dilayankan berbagai perpustakaan. Peran teknologi informasi dalam membangun sebuah citra perpustakaan, tidak disangsikan lagi. Justru di sinilah saatnya perpustakaan membuka diri kepada pemustaka dengan beragam kreasi dan inovasi. Membangun website yang menarik, menyediakan sarana komunikasi terbuka dengan pemustaka baik lewat facebook, twitter atau blog perpustakaan. Pemustaka dapat mengenali lebih jauh informasi apa saja yang ada di dalam sebuah perpustakaan. Kelengkapan koleksi, desain gedung, penataan ruang, kemudahan system pelayanan dan  juga hal yang terpenting adalah keramahan petugas yang berada di dalamnya. Peran internet begitu ampuh memikat pemustaka. Kemampuan pemustaka dalam memanfaatkan akses online baik melalui website milik perpustakaan atau penyedia akses e-journal menunjukkan tingkat kemampuan mereka yang melek teknologi. Dengan kata lain pemustaka membutuhkan perpustakaan dengan kelengkapan wifinya untuk memenuhi kebutuhan akses informasi. Ada beberapa keunggulan perpustakaan digital antara lain akses yang mudah, murah, pemeliharaan koleksi secara digital, jawaban yang tuntas dan jaringan global.

Perlu Strategi Promosi Perpustakaan
Pemustaka berhak tahu produk apa saja yang dihasilkan pustakawan. Layanan yang bagus dan bermutu, koleksi yang lengkap, keramahan pustakawan dalam memberikan pelayanan dan teknologi informasi yang memadai tidak akan berarti apa-apa jika tidak dikomunikasikan kepada pemustaka. Perpustakaan perlu menjajakan diri melalui promosi dan sosialisasi. Dengan promosi dan komunikasi yang tepat sasaran, citra positif perpustakaan akan semakin terangkat dan dikenal oleh masyarakat luas. Perpustakaan dapat mengadakan beberapa kegiatan terkait promosi. Antara lain dengan mengadakan pameran, user education, menyebarkan pamlet/ brosur dan  promosi melalui internet.

·         - Pameran

Pameran tentang produk-produk perpustakaan dapat diadakan agar masyarakat mengetahui dan mengenal lebih detail apa saja yang dimiliki perpustakaan. Perpustakaan dapat menggelar bazar buku di perpustakaan dengan menggandeng penerbit-penerbit lokal yang berkualitas. Dengan pameran tersebut, diharapkan masyarakat lebih mengenal dan memanfaatkan jasa perpustakaan. Citra positif perpustakaan dapat tumbuh dengan kegiatan pameran.

·         - User education

 User Education adalah program yang diselenggarakan oleh perpustakaan untuk memberikan bimbingan, petunjuk, maupun pendidikan kepada calon pemustaka atau pemustaka perpustakaan dalam kegiatan mereka untuk memanfaatkan jasa informasi serta sarana perpustakaan. Misalnya katalog, komputer, mikrofis, film mikro, maupun CDROM.

·         - Pamlet/brosur

Banyak sekali informasi yang ada di perpustakaan perlu diketahui oleh pemustaka. Brosur bisa lebih banyak memberikan informasi mengenai kegiatan perpustakaan dan fasilitas yang dimilki. Bahkan dengan brosur dapat disebarluaskan informasi yang bersifat teknis, seperti bagaimana menggunakan katalog perpustakaan untuk mendapatkan buku tertentu di dalam koleksi. Agar brosur di perpustakaan efektif, ada beberapa informasi penting dan dapat dimasukkan ke dalam brosur antara lain petunjuk umum tentang perpustakaan, informasi mengenai koleksi perpustakaan, daftar bacaan yang menarik, petunjuk tentang subjek-subjek tertentu dan informasi tentang jenis layanan perpustakaan. Penyebaran brosur yang menarik baik dari desain, pilihan warna dan kalimat yang digunakan akan mengangkat citra positif perpustakaan.

·         - Internet

Perpustakaan dapat memanfaatkan internet untuk menumbuhkan citra di benak pemustaka. Pustakawan dapat menciptakan website tentang perpustakaan sehingga pemustaka dapat mengetahui beragam informasi yang ada di perpustakaan. Dengan demikian pemustaka merasa diuntungkan karena dengan mengakses informasi darimana saja melalui internet, mereka dapat mengetahui layanan informasi, program kegiatan dan juga dapat menelusur informasi yang mereka butuhkan. Bahkan pustakawan dapat berkreasi dalam mengemas informasi yang ada di perpustakaan dan memasarkannya melalui media sosial dan dapat berinteraksi langsung dengan pemustakanya melalui media sosial tersebut.